Skip to main content

Survei lokasi pertambangan di Halmahera Selatan

Oleh: Muslim Nur Widodo (Field Fasilitator Daerah Halmahera Selatan)

Pulau Obi merupakan salah satu pulau yang berlokasi di gugusan pulau di Kabupaten Halmahera Selatan. Pulau Obi cukup dikenal sebagai salah satu daerah pertambangan di Kabupaten Halmahera Selatan, salah satunya adalah di Desa Anggai. Setelah perjalanan dari Bacan ke Obi yang memakan waktu 7 jam, tim rombongan langsung menuju Desa Anggai. Setibanya di Desa Anggai, tim bertemu dengan Kepala Desa dan perwakilan penambang untuk menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ke desa Anggai. Adapun tujuan survei kali ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai sejarah  pertambangan rakyat di Desa  Anggai, kondisi pertambangan emas dan menyampaikan rencana kegiatan program GOLD-ISMIA tahun 2020. 

A group of people sitting at a table

Description automatically generated

Foto 1. Pertemuan dengan Kepala Desa Anggai, Kamarudin Tukang dan Perangkat Desa

Kawasan pertambangan di Desa Anggai sudah memiliki izin WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat) dengan luas WPR 249,50 Ha sedangkan yang dikelola oleh masyakarat berkisar 25 Ha. Informasi dari kepala Desa Anggai, bahwa masyarakat sudah menggunakan Teknik pencucian dalam mendapatkan emas, karena memang merkuri sudah dilarang pemerintah dan sulit sekali untuk mendapatkannya. Bapak Zen Abas, (focal point provinsi dari Dinas ESDM) menginformasikan program penghilangan merkuri ini harus dilakukan karena memang merusak lingkungan dan dilarang oleh pemerintah, mau tidak mau suka tidak suka harus diganti dengan teknologi tepat. Kegiatan untuk pengecekan akan dilakukan oleh BPPT dan ESDM  sedangkan UNDP, Narendra Bramastyo (Edo), menginformasikan kegiatan ini untuk memastikan kondisi dilapangan tenteng kandungan emasnya, yang di fasilitasi oleh ESDM dan BPPT. Sedangkan landasan hukumnya akan di cek mengenai ijin WPR dan IPR nya, yang akan dibantu oleh Pak Widodo, Field Facilitator Halmahera Selatan, dengan melihat kelengkapan dokumen yang ada. 

A group of bushes in a garden

Description automatically generated

Foto 2. Hamparan pertambangan emas skala kecil di Desa Anggai

Dalam diskusi tersebut, juga diinformasikan  status pertambangan rakyat yang sedang dikerjakan di Desa Air Mangga, apakah lokasinya masih termasuk dalam WPR Desa Anggai nya sekarang ini atau diluar WPR. Menurut sejarah awalnya, pertambangan rakyat Anggai merupakan memang milik perusahan, namun lokasi tersebut sudah diserahkan kepada masyarakat oleh pemegang hak pengelolaan lahan pertambangan emas. Sekarang ini Desa Anggai telah memiliki IPR (Ijin Pertambangan Rakyat). Bukti pelepasan dokumen hak pengelolaan pertambangan itu disimpan oleh Kepala Desa, sehingga muncul Ijin Pertambangan Rakyat (IPR) yang sekarang ini, meskipun sudah habis masa berlakunya.